Peluang usaha ternak belut | informasi-usaha.com

Informasi Usaha

Peluang usaha ternak belut

September 20th, 2011 1 Komentar

peluang usaha ternak belut

Pelung usaha ternak belut
Pelung usaha ternak belut, belut merupakan sekelompok suku Synbranchidae. Suku ini terdiri dari empat genera dengan total 20 jenis atau  lebih. Pelung usaha ternak belut, belut sendiri merupakan sekelompok ikan berbentuk mirip ular, dalam cerita tempo dulu sewaktu masih anak – anak biasa berbicara kalau kepala belut adalah kepala ular sedangkan ekornya sekor kadal, sudahlah itu pembicaraan sewakitu saya kecil bersama teman- teman.
Sebagai informasi usaha Pelung usaha ternak belut masih menjanjikan bila di kelola dengan baik, yang mana Pelung usaha ternak belut masih sedikit bila di bandingkan dengan para peternak ikan lele atau gurameh, apalagi dengan ikan hias jauh lebih sedikit, dengan demikia Pelung usaha ternak belut patut unutk dicoba
Perbedaan belut dengan hewa sidat
Belut tidak memilki sirip kecuali sirip ekor yang juga tereduksi, ciri khas dari belut adalah tidak bersisik (atau hanya sedikit), dapat bernafas dari udara, bukaan insang sempit, tidak memiliki kantung renang dan tulang rusuk. Belut praktis merupakan hewan air darat, Mata belut kebanyakan tidak berfungsi baik,jenis-jenis yang tinggal di gua malahan buta.
Sedangkan sidat masih memiliki sirip yang jelas, kebanyakan sidat hidup di laut meski ada pula yang di air tawar
Dalam Pelung usaha ternak belut, tidak membutuhkan modal yang banyak juga tempat yang luas, melihat hal yang seperti itu tidak ada salahnya andai untuk di coba, karena soal resiko kerugian tidaklah besar seumpama dalam menagalmi suatu kegagalan. Agar supaya terhindar sari suatu kegagalan sepatutunya Anda harus mengetahi cara – cara yang benar dalam Pelung usaha ternak belut diantaranya, dalam pemilihan indukan,ukuran kolan serta media,pakan dan waktu masa panen juga tidak ketinggalan pemasarannya itu yang paling penting sekali,

Pemilihan induk
Bibit bisa diperoleh dari bak/kolam pembibitan atau bisa juga bibit diperoleh dari sarang-sarang bibit yang ada di alam, dengan ukuran belut betina berukuran ± 30 cm dan belut jantan berukuran ± 40 cm.
Pemijahan dilakukan di kolam pemijahan dengan kapasitas satu ekor pejantan dengan dua ekor betina untuk kolam seluas 1 m 2 . Waktu pemijahan kurang lebih sekitar  10 hari baru telur-telur ikan belut menetas. setelah menetas umur 5-8 hari dengan ukuran anak belut berkisar 1,5–2,5 cm. Anak belut dengan ukuran sedemikian tersebut diatas segera ditempatkan di kolam pendederan calon bibit selama ± 1 (satu) bulan sampai anak belut tersebut berukuran 5-8 cm. Dengan ukuran ini anak belut sudah bisa diperlihara dalam kolam belut untuk konsumsi selama dua bulan atau empat bulan.

Ukuran kolam untuk belut bisa dibedakan kurang lebihnya adalah :
Ukuran kolam induk kapasitasnya 6 ekor/m 2.
Untuk kolam pendederan (ukuran belut 1-2 cm) daya tampungnya 500 ekor/m 2
Untuk kolam belut remaja (ukuran 2-5 cm) daya tampungnya 250 ekor/m 2
untuk kolam belut konsumsi tahap pertama (ukuran 5-8 cm) daya tampungnya 100 ekor/m 2
kolam belut konsumsi tahap kedua (ukuran 15-20cm) daya tampungnya 50 ekor/m 2 , hingga panjang belut pemanenan kelak berukuran 3-50 cm. Bahan yang di pergunakan untuk Pelung usaha ternak belut bisa berupa kolam permanen atau mengunakan drum, tergantung banyak sedikitnya jumlah belut yang di ternak juga tersedianya tempat yang ada.

Pemberian Pakan Pelung usaha ternak belut
Bila diperlukan bisa diberi makanan tambahan berupa cacing, kecoa, ulat besar(belatung) yang diberikan setiap 10 hari sekali.
Pemberian Vaksinasi
Pemeliharaan Kolam dan Tambak
Yang perlu diperhatikan pada pemeliharaan belut adalah menjaga kolam agar tidak ada gangguan dari luar dan dalam kolam tidak beracun
Pelet ikan dapat diberikan sebagai pakan selingan untuk memacu pertumbuhan.
Pemberiannya ditaburkan ke seluruh area kolam. Tak sampai beberapa menit biasanya
anakan belut segera menyantapnya. Pelet diberikan maksimal 3 kali seminggu. Dosisnya
5% dari bobot bibit yang ditebar. Jika bibit yang ditebar 40 kg, pelet yang diberikan
sekitar 2 kg.

Pasca panen
Pada pemeliharaan belut secara komersial dan dalam jumlah yang besar, penanganan pasca panen perlu mendapat perhatian yang serius. Hal ini agar belut dapat diterima oleh konsumen dalam kualitas yang baik, sehingga mempunyai jaringan pemasaran yang luas

Pemanenan belut berupa 2 jenis yaitu :

Berupa benih/bibit yang dijual untuk diternak/dibudidayakan.
Berupa hasil akhir pemeliharaan belut yang siap dijual untuk konsumsi (besarnya/panjangnya sesuai dengan permintaan pasar/konsumen). Cara Penangkapan belut sama seperti menangkap ikan lainnya dengan peralatan antara lain: bubu/posong, jaring/jala bermata lembut, dengan pancing atau kail dan pengeringan air kolam sehingga belut tinggal diambil saja

Keuntungan Pelung usaha ternak belut
Sementara ini para peternak belut belum begitu banyak.
Sebagai penyediaan sumber protein hewani.
Sebagai pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Sebagai obat penambah dara.
Selain konsumsi lauk pauk bisa diolah sebagai mekanan camilan.

Kelemahan Pelung usaha ternak belut
Masih kurangnya minat masyarakat terhadap makanan belut.
Pemasaran dari hasil Pelung usaha ternak belut masih agak sulit.
Dalam Pelung usaha ternak belut masa panen tidak tepat waktu sehingga tidak sesuai dengan permintaan pasar, dll.

Asumsi Pelung usaha ternak belut

Bibit 100 Kg ( 1 kg = 100 ekor belut) =  10.000 ekor bibit belut
Lama Budidaya : 3-4 bulan
Asumsi Kematian 10%  : 10.000 – 1000 = sisa 9000 ekor belut.
Hasil panen setelah 3-4 bulan adalah 9000 ekor belut = 900 kg Belut konsumsi
A.    Biaya Pra Operasional
Pembuatan Kolam terpal = Rp 320.000
Asumsi Panen / tahun = 4x panen
Biaya Penyusutan Kolam Terpal = Rp 320.000:4 = Rp 80.000/panen

B.    Biaya Operasional
Biaya Bibit Paket A = Rp 8.000.000
Biaya Tenaga Kerja = Rp 1.500.000
Jumlah Biaya Pra Operasional +Biaya Operasioanl + Penyusutan = Rp 9.580.000,-

C.    Hasil Penjualan
Asumsi Panen x Harga Jual saat ini = Hasil Revenue
900 Kg x 18.000/kg = Rp 16.200.000,-

Perhitungan Laba Kuartal Pertama = Rp 16.200.000 – Rp 9.580.000 = Rp 6.620.000
Perhitungan Laba Per tahun = Rp 6.620.000 x panen 4x = Rp 26.480.000,-
Prosentase Laba Per Panen= 41%

By
Yoyok A – Pelung usaha ternak belut

Pencarian Yang Masuk :

  • ternak belut
  • usaha belut
  • usaha ternak belut
  • peluang usaha ternak
  • bisnis ternak belut
  • kalkulasi budidaya belut
  • perhitungan bisnis belut
  • kalkulasi ternak belut
  • budidaya belut konsumsi
  • perhitungan modal ternak belut
  • perbedaan belut super dengan biasa
  • perhitungan biaya ternak belut
  • perhitungan biaya usaha belut
  • penghitungan untung rugi beternak belut
  • peluang usaha ternak dan pemasarannya
  • PELUANG BISNIS TERNAK BELUT TAHUN 2013
  • omset ternak sidat
  • perhitungan budi daya belut
  • perhitungan keuntungan belut
  • perhitungan laba berternak belut
 

Tentang penulis

Miftakul Huda,
Menulis untuk menyalurkan pandangan terhadap kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang pekerjaan yang mungkin saat ini dianggap remeh oleh orang lain.
Saat ini menekuni usaha di bidang supplier bahan bangunan, perkebunan dan peternakan.
 

One Comment to “Peluang usaha ternak belut”

  1. samarah kebby says:

    mas dimana akau bisa dapatkan bibit BELUT …

Tinggalkan komentar disini:

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Kategori

eXTReMe Tracker