Budidaya lintah.
Dalam dunia pengobatan selain pengobatan secara medis ada istilah pengobatan terapi. Pengobatan terapi ada banyak macamnya diantaranya pengobatan terapi dengan mengunakan metode Lintah atau hewan Hermaprodit.
Jenis Lintah yang sering di gunakan untuk pengobatan terapi adalah jenis Hirudinaria manillensis. yang populer disebut lintah kerbau atau lintah rawa untuk wilayah asia sedangkan untuk wilayah eropa yang umum dipakai jenis Hirudo medicinalis.
Lintah dipakai untuk pengobatan penyakit,stroke,hipertensi,asam urat, kolestrol tinggi,parkison, epilepsi,migrain,vertigo,wasir, jantung, juga varises. Pada umumnya penyakit yang berhubungan dengan aliran darah.
Dalam sistem pengobatan alternatif, pemakaianya lintah cukup sekali pakai selebihnya di lepas ke alam atau di bunuh. Dengan sistem yang sedemikian rupa kalau Anda jeli merupakan suatu peluang usaha. Yaitu Budidaya lintah.
Untuk Budidaya lintah sangat dimungkinkan sekali karena dalam pengobatan Cuma sekali pakai.apa lagi tingginya permintaan lintah akhir-akhir ini terus miningkat, selain untuk pengobatan terapi juga untuk industri farmasi. Perlu diingat lintah hasil budidaya lebih baik dari pada lintah liar karena lebih bersih.
Budidaya lintah.
Bisa dibilang gampang-gampang susah, perlu ketelatenan dalam budidaya lintah agar bisa cepat tumbuh. Lintah tergolong hewan karnivora, sehingga dalam perwatanya cukup diberi pakan belut dan berbagai jenis,cacing ,siput ,serta larva serangga. untuk budidaya lintah diperlukan wadah atau tempat kotak baik terbuat dari susunan bata merah maupun memanfaatkan bekas aquarium dengan ukuran 1mtr X1 mtr X 1mtr bisa diisi dengan 800 indukan. Dihabitat aslinya lintah berkembang biak disekitar tumbuh-tumbuhan air seperti encenggondok dan cara bertelurnya lintah meletakan pada akar-akar tumbuhan air. sebelum meletakan induk lintah kedalam wadah . beri media tempat lintah menempel berupa pasir, lumpur,roster atau genteng, bikin wadah serasa sealami mungkin, agar mendapatkan hasil yang baik dalam budidaya lintah tersebut.masukan air dengan ketinggian sekitar 30 cm pada suhu 18 – 20ºC untuk anakkan sedangkan pembesaran pada suhu 25 – 30 ºC dan Ph 5-7. kelembapan udara 30-40%, setelah itu masukan induk yang sudah Anda persiapkan tadi, alangkah baiknya induk yang sudah berumur minimal 6 bulan.beri pakan berupa ikan atau belut setiap 2 minggu sekali, dengan cara jepit pakan tersebut dengan kawat ram masukan kedalam kolam budidaya lintah tersebut, dengan jumlah induk 800 diperlukan belut kekitar 2 kilo gram saja,. Kurang lebih 1,5 bulan indukan- indukan lintah tadi sudah bertelur yang masih dibungkus kokon dan 1-2 minggu baru menetas. Satu kokon berisikan sekitar 12-20 anakkan lintah. Agar tidak dimakan indukanya pisahkan anak lintah kedalam wadah lain.beri pakan pelet anankkan lintah tersebut setiap 2 minggu sekali sampai berumur 2 bulan, idielnya budidaya lintah siap jual pada umur kurang lebih 4 – 6 bulan atau sekitar 7 cm. Dengan harga jual lintah Rp 1.500,00 -Rp3.000,00.
Pemasaran budidaya lintah.
Setelah budidaya lintah dipanen Anda bisa memasarkan ke tempat – tempat terapi, pengepul, juga ke farmasi pembuatan obat – obatan, bahkan bisa Anda jual ke penjual obat tradisional, sebagai obat alternatif, juga diolah sebagai minyak oles.
Lintah oleh sebagian para penjual obat tradisional bisa dibuat berbagai obat-obatan.yang pemasaranya kebayakan di jual langsung ke para penguna atau konsumen langsung dengan jalan berjualan disaat ada keramaian atau ada hiburan rakyat.pada waktu tersebut kalau Anda perhatikan pasti akanmenjumpai penjual obat – obatan tradisional yang menjajakan aneka olahan dengan bahan baku lintah.bukan untuk makanan olahan tersebut akan tetapi sebagai pengobatan.
Sebegitu banyaknya manfaat atau fungsi dari lintah, maka budidaya lintah masih ada peluangnya sebagai usaha sampingan atau usaha permanen.
Asumsi Budidaya lintah:
- 800 induk lintah seharga@ Rp5.000,00
800 X Rp 5.000,00 = Rp 4.000.000,00
- Pakan belut 1 kg R p 25.000,00
Selama 12 minggu sebanyak 24 ekor belut.
24 X Rp 25.000,00 = Rp 600.000,00
- Tenaga kerja selama 6 bulan Rp 1.800.000,00
Jumlah pengeluaran budidaya lintah sebesar Rp 6.400.000,00
Pemasukan dari jual budidaya lintah dengan harga jual @ Rp 2.000,00.
Dari indukan 800 menghasilkan kurang lebih 8.000 lintah setelah dikurangi kematian.
Akan didapat hasil 8000 X Rp 2000 = Rp 16.000.000,00.
Laba bersih dari budidaya lintah sebesar;
Rp 16.000.000,00 – Rp 6.400.000,00 = Rp 9.600.000,00.
By
Miftakul huda – Budidaya lintah